Hari Rabu ini, setelah Ekaristi
dan sarapan seperti biasanya, kami memasuki sessi bersama dengan Rm. Priyana
Marwan yang temanya adalah Reksa Pribadi Pemimpin. Dalam menyampaikan bahan-bahannya, Rm. Priya
mengajak kami semua untuk menyadari kebutuhan-kebutuhan diri, yang terdiri dari
tubuh, jiwa serta roh. Untuk mengalami pertumbuhan serta dinamika pelayanan,
diri ini membutuhkan asupan yang bermanfaat untuk menjaga konsistensi dalam
melayani. Mulai dari soal fisik, asupan itu bisa berupa makanan serta olah
raga, dan juga hal-hal lainnya. Romo Priyana mengajak kita semua untuk
menyadari siapakah yang menjadi pemimpin kita, dan sejauh mana pengaruh dari
pemimpin itu bagi kehidupan kita. Akhirnya, kita pun diajak untuk menjadi
pemimpin bagi diri sendiri dengan mengenali segala kebutuhannya, dan bukan
keinginannya. Romo Priyana mengajak kita para peserta Bulpas ini untuk
bijaksana dengan segala realitas diri, segala kenyataan manusiawi, dengan
segala kerapuhan dan juga kekuatannya.
Jumat, 19 Juli 2013
Catatan Harian Mengikuti Bulan Pastoral: Selasa, 16 Juli 2013
Tema kursus pada hari ini adalah
tentang Gereja Asia dengan FABC-nya dan juga tentang Integritas dalam
Pelayanan. Pada hari ini, sessi dibimbing oleh Rm. Purwatma. Mempelajari Gereja
Asia diperlukan untuk menyatukan gerak langkah bersama dengan para uskup di
Asia yang mencoba mengenali dan memahami umat beriman dalam konteks Asia. Romo
Purwatma memulai sessi dengan mengungkapkan tentang latar belakang munculnya
FABC, yang merupakan wadah persaudaraan uskup-uskup Asia dalam mewartakan
Kristus di Asia. Selanjutnya, romo mengajak untuk mengenali beberapa
rekomendasi yang muncul dari FABC bagi pelayanan pastoral di Asia demi
mewartakan Kerajaan Allah di bumi Asia. Beberapa pokok tantangan yang dapat
diperjuangkan adalah tentang dialog dengan kebudayaan, agama dan juga
kemiskinan. Ini diupayakan agar Gereja sungguh mengakar di masyarakat setempat.
Menjadi Gereja yang sejati di masyarakat setempat. Selain itu, dalam
menjalankan dialog itu, kita perlu
menyadari bahwa karakter Gereja Asia adalah communion of communities yang ditujukkan dengan beranekaragam
komunitas, budaya dan agama. Upaya-upaya inkulturasi iman juga mendapat
perhatian khusus dalam mewartakan Kristus di tanah Asia.
Catatan Harian Mengikuti Bulan Pastoral: Senin, 15 Juli 2013
Hari ini, genap dua tahun aku
mendapatkan SK untuk melaksanakan tugas sebagai pastor pembantu di Paroki St.
Perawan Maria Fatima Sragen. Pada tahun kedua ini, aku sudah diminta untuk
menjalani Bulan Pastoral yang menjadi persiapan bagiku untuk diberi tugas baru,
sebagai misionaris domestik. Hari ini,
perasaanku tidak menentu, entahlah karena apa, aku juga tidak tahu. Tetapi
itulah yang terjadi. Maka, ketika diawal mula sessi hari ini dengan diajak
untuk merefleksikan tentang perasaan selama Minggu II, aku menjawab apa adanya,
bahwa aku merasa bodoh dengan segala materi yang diberikan secara fullday, penuh dalam satu hari itu. Aku
terkadang merasa kewalahan menerimanya sehingga kadang menyibukkan diri dengan
aktivitas yang tidak membuatku ngantuk ataupun jenuh. Pada hari ini pula,
komposisi kelompok diskusi dibuat baru. Aku masuk ke kelompok dua bersama: Rm.
Karel, Rm. Ferdy, Rm. Prima dan Rm.Toro.
Rabu, 17 Juli 2013
Catatan Harian Mengikuti Bulan Pastoral: Minggu, 14 Juli 2013
Hari Minggu, kami mengawali
dengan merayakan perayaan ekaristi di Pastoran Sanjaya Muntilan. Ekaristi
dipimpin oleh Romo Toto. Setelah ekaristi, kami sarapan dan melanjutkan kembali
sessi bersama dengan Dewan Karya Pastoral Keuskupan Agung Semarang yang
diwakili oleh Rm. Sugiyono dan Rm. Winaryanto. Sessi ini diisi dengan
mempelajari visi misi keuskupan dan dilanjutkan hingga ke tahap programasi,
monitoring serta evaluasi. Romo Sugiyono mengungkapkan juga tentang roadmap
dari arah dasar Keuskupan Agung Semarang yang hendak dicapai dalam kurun waktu
lima tahun. Roadmap itu akhirnya diwujudkan dalam program kerja yang tersusun
selama satu tahun. Romo Sugiyono mengungkapkan tentang instrument-instrumen
yang digunakan untuk programasi serta RAPB paroki maupun komisi-komisi.
Sabtu, 13 Juli 2013
Catatan Harian Mengikuti Bulan Pastoral: Sabtu, 13 Juli 2013
Hari Sabtu ini acaranya adalah
refleksi selama minggu ke-2 bulan pastoral ini, dan kemudian berangkat ke
Pastoran Sanjaya Muntilan untuk belajar bersama dengan Dewan Karya Pastoral
Keuskupan Agung Semarang. Rutinitas pagi tetap sama yakni diawali dengan ofisi
dan misa pagi, lalu dilanjutkan sarapan. Setelah itu, aku packing untuk pergi
ke Muntilan. Pada pukul 08.00, kami
semua berkumpul, mendengarkan rangkuman serta mendapatkan pengarahan dari Romo
Mardi untuk mengadakan refleksi tentang perjalanan berkomunitas di Bulan
Pastoral 2013 ini serta dinamika suasana yang terjadi di dalamnya. Kami
mengerjakan refleksi itu secara pribadi dan kemudian berkumpul kembali pada
pukul 09.30. Selama setengah jam, kami mengadakan persiapan serta sedikit
berbagi tentang refleksi yang kami buat. Dan salah satu tujuan dari Bulpas ini
adalah membangun komunitas serta jejaring antar pelayan pastoral (khususnya
pastor) di wilayah Indonesia ini.
Catatan Harian Mengikuti Bulan Pastoral: Jumat, 12 Juli 2013
Awal hari dimulai dengan
merayakan perayaan ekaristi bersama. Masih dengan model liturgi yang
dipersiapkan oleh Romo Kieser, setiap hari Senin, Rabu dan Jumat. Setelah
Ekaristi, dilanjutkan sarapan dan mulai masuk ke sessi pada jam 08.00. Tema
sessi hari ini adalah Imamat dalam perkembangan sejarah Gereja hingga Konsili
Vatikan II. Seluruh sessi dipandu oleh Rm. Madya Utama, SJ. Kami tetap duduk
manis mendengarkan ulasan dari Romo Madya tentang sejarah imamat di dalam
Gereja Katolik. Sessi ini merupakan kelanjutan dari Sessi sebelumnya, yakni
dari Romo Indra, tentang imamat menurut Kitab Suci (PL dan PB). Secara khusus,
Romo Madya menggarisbawahi tentang perubahan konsep imamat ‘sacerdos’
(imam kultis) ke ‘minister’
(pelayan). Dengan data-data sejarah yang disajikan secara singkat namun runtut,
Romo mengungkapkan tentang dinamika perubahan konsep imamat dalam sejarah
Gereja. Aku mengikuti dengan agak tertatih, karena menyadari bahwa daya
tangkapku terbatas, tapi aku mencoba untuk terus mengikuti semampuku.
Catatan Harian Mengikuti Bulan Pastoral: Kamis, 11 Juli 2013
Pada hari Kamis ini, tema studi
dalam Bulan Pastoral pada hari ini adalah penelusuran tentang Imamat dari Kitab Suci Perjanjian Lama dan
Perjanjian Baru. Narasumber dari sessi ini adalah Rm. Indra Sanjaya, dosen Kitab
Suci Fakultas Teologi Wedabhakti, dulu dosenku juga. Judul yang diangkat oleh
Rm. Indra adalah Imamat: Dari Presbiter ke Sacerdos. Romo Indra menelusuri pemahaman tentang imamat berdasarkan Kitab
Suci, dimulai dari Perjanjian Lama, hingga Surat Ibrani. Sessi ini berlangsung
kurang lebih 7,5 jam. Sejak pagi setelah sarapan, hingga pukul 21.00. Sessi ini
lumayan berat, karena teori Kitab Suci membuat kita semua memikirkan tentang
banyak hal terkait dengan pemahamanan imamat.
Langganan:
Postingan (Atom)